Senin, 17 Desember 2018

PRODUKSI KERANDA MURAH DAN KUAT

Assalamualaikum,Wr,Wb

                Alhamdulilah kami dari prisma jaya,masih tetep exis di bidang pengelasan,ata produksi bahan bahan yang berkaitan dengan pengelasan,kali ini saya selaku staff dari prisma jaya akan mengulas salah satu produksi kami yang memang sedang banyak pesanan nya,nah mungkin sudah pada g sabar nih bacanya,produksi yang sedang banyak pesanan nya itu ialah keranda jenazah,mungkin keliatan nya biasa saja tp,g tau kenapa pesanan pembuatan keranda ini begitu banyak,

                Setelah bertanya ke beberapa pemesan,ini ternyata untuk di sumbangkan ke musholah terdekat,kenapa di musholah di simpen keranda mayat,ternya ini untuk memudahkan warga apabila ingin memakai nya ketika ada yang meninggal.jadi tidak begitu jauh ketika mau memakainya,dan mengembalikan nya pun g jauh,trus kenapa saya bikin artikel tentang ini,ternyata banyak cerita yang bisa sampaikan di sini yang memang ada manfaat nya.

                Di samping keranda ini bermanpaat ternyata banyak para dermawan yang sengaja menyumbangkan buat di musholah atau masjid di tempat lain,tutur salah satu pembeli sih sebagai ladang ibadah,karna bermanfaat bagiorang banyak.ada pula yang memang punya pengalaman yang susahya mencari keranda ketika sodaranya meninggal,karna daerahnya itu jauh dari pemakaman,karna adanya hanya ada di pemakaman,makanya beliau berinisiatip menyumbangkan keranda untuk di simpan di musholah atau masjid yang belum ada.

                Ternyata yang memesan ke kita itu tidak hanya yang baru punya,ada juga yang sudah punya tapi karna kualitas nya jelek ahirnya cepet rusak,yang rusak biyasanya dari stainlis yang kualitas nya rendah bahan yang tipis,bahkan ada yang sampai menjadi lengkung di bagian keranda,yang seharusnya datar,tapi karna kualitas plat stenlisnya tipis ahirnya rubah lah bentuk nya jd melengkung ke bawah.

                Dengan banyak nya konsumen yang pesan ini kami jadi menilai bahwa g bisa dengan harga murah saja tapi juga harus di barengi kualitas yang sangat bagus.menurut kami memberi kemudahan ke konsumen suatu ibadah juga,walau kecil mungkin nilainya.

                Nah dengan adanya obrolan dengan konsumen ini lah banyak yang kami perbaiki,dan insya allah,kali ini kami sudah memberi atau menjual dengan kumplit.apa saja yang di dapat ketika akan membeli keranda jenazah ini,

-keranda
-tempat pemandian jenazah
-kain penutup keranda
-Bantalan buat pemandian jenazah
-bendera kuning
-selang buangan pemandian
-buku panduan pengurusan jenazah


                Dan untuk ongkos kirim nya itu gratis untuk jabodetabek,karawang,purwakarta,subang bandung daerah terdekat,sumedang daerah terdekat,kami kirim langsung tanpa ekspedisi,sekalian menjalin silaturahmi,amin.

                Untuk tempat pembuatan itu langsung di bengkel prisma jaya,yang berada di belakang pemda karawang,atau bisa hubungi 085692819898,itu bisa buat pemesanan atau konsultasi pembuatan keranda,terus apa saja spesipikasi nya:

Bahan : Stainless steel SUS-201
Beban Maximum 300 kg
Dimensi : Panjang 2 M, Lebar 65 cm, Tinggi kurung 45 cm

Dilengkapi pengunci keranda, Pegangan Teleskopik bisa di tarik/didorong masuk
Kaki depan ada dua roda karet diameter 4 inch
kaki belakang dilapis karet.

SPESIFIKASI PEMANDIAN :

Terbuat dari bahan stainless, lengkap dengan bantalan 5 buah dan selang pembuangan dengan diameter 2 inch sepanjang 5 meter. Kakinya bisa di lepas untuk memudahkan penyimpanan ataupun pengiriman jarak jauh.
Pemandian jenazah stainless ini juga dilengkapi dengan roda karet 4 inch dengan pengunci.

SPESIFIKASI KAIN KURUNG :

Bahan drill dengan bordir kaligrafi warna kuning keemasan. Dengan bordir depan lafadz Allah Belakang lafadz Muhammad Samping Inna lillahi dan Kullu nafsin dzaiqotul maut.

ASAL USUL KERANDA MAYAT




Pada suatu hari Sayyidah Fatimah Azzahra putri tercinta Rasulullah Saw sedang berada didepan rumah beliau, disaat itu beliau ditemani oleh Sayyidah Asma Binti Khumaisy. ketika sedang asyik duduk, tiba tiba lewat lah segerombolan lelaki yang sedang membawa jenazah seorang wanita menuju kuburan untuk dimakamkan.

Melihat hal tersebut, lalu tiba tiba Sayyidah Fatimah pun menangis seketika. mengetahui hal itu kemudian Sayyidah Asma mendekati Sayyidah Fatimah seraya bertanya "wahai putri rasulullah, mengapa engkau menangis melihat orang orang membawa jenazah itu??",

Lalu Sayyidah Fatimah menjawab "setiap orang yang mati akann dibungkus dengan kain kafan dengan rapat, lalu kemudian ia akan dibawa menuju tempat pemakaman dengan dipanggul pada pundak orang orang yang membawanya?",

Lalu Sayyidah asma menjawab "tentu wahai putri Rasulullah". Lalu Sayyidah Fatimah melanjutkan lagi "dan begitupun aku, kelak ketika aku telah mati nanti, pasti aku juga akan dipanggul diatas pundak pundak orang yang membawaku ke kuburuan?".

Lalu Sayyidah Asmah menjawab "benar sekali ya Putri Rasulullah". Kemudian Sayyidah Fatimah pun menangis lagi seraya berkata "itulah yang membuat aku menangis, sungguh aku sangat malu jika nanti aku telah meninggal, kemudian aku dibungkus dengan kain kafan yang sangat rapat, dan lalu kemudian aku pun dipanggul diatas pundak orang orang untuk dibawakan ke kuburan. sementara orang yang mengiringi jenazahku melihatku, itulah yang membuat aku merasa sangat malu, karena mereka akan melihat lekuk-lekuk tubuhku".

Mendengar ungkapan dari Sayyidah Fatimah, lalu Sayyidah Asma pun berkata "wahai putri Rasulullah, disaat aku ke negri Habasyiah, aku melihat jenazah yang dibawa kekubur diletakkan di sebuah tempat yang disebut keranda, aku rasa itu dapat menutupi pandangan orang orang terhadap lekuk bekuk tubuh jenazah yang sedang dibawa".

Mendengar cerita Dari Sayyidah Asma, lalu Sayyidah Fatimah pun tersenyum dan wajahnya pun terlihat berseri. lalu dia berkata "aku wasiatkan kepadamu ya Sayyidah Asma, jika nanti aku mati maka suruhlah orang orang meletakkan kan jenazahku itu diatas keranda agar mereka tidak bisa melihat lekuk bekuk tubuhku".

Semenjak itu, akhirnya umat Islam diseluruh dunia pun menirukan hal yang sama pada jenazah Sayyidah Fatimah dengan meletak kan jenazah si mayit diatas keranda untuk dibawa kepemakaman.

Yang perlu dicermati disini ialah bagaimana mulianya sifat Sayyidah Fatimah. walaupun dia telah menjadi mayat, akan tetapi dia masih merasa malu akan lekuk bekuk tubhnya yang dilihat oleh orang lain.

Subkhanallah...

Lalu jika kita bandingkan dengan para wanita dizaman sekarang, apakah masih ada diantara mereka yang memiliki rasa malu walaupun hanya secuil saja seperti Sayyidah Fatimah??

Semoga saja cerita singkat yang penuh hikmah ini dapat menjadi sebuah pelajaran dan sekaligus peringatan bagi para wanita yang suka memamerkan auratnya.

semoga bermanfaat..

                Di mana y tempat pembuatan keranda mayat.kini jangan ragu lagi,bis hubungi prisma jaya kami membuat dan menjual berbagai bentuk keranda sesuai pesanan,dan kabar baik nya untuk daerah jabodetabek dapat geratis ongkir,lokasi pembuatan di daerah kabutan karawag,jd untuk karawang,purwakarta, subang,gratis ongkir bandung. Sumedang hanya daerah terdekat.


                Terus bagaimana degan kualitas nya,jangan hawatir kwalitas kami sangat bagus dengan stainlis terbaik dan tebai 1mili untuk plat membuat alas keranda tidak mudah berubah bentuk menjadi lengkung,karna cukup tebal,,,di harga 7.8jt itu sudah bagus,apabila ada pemesanan bentuk lain ata bahan yang jauh lebih baik,bisa di pesan terlebih dahulu,pengerjaan 3,atau 4 hari sesuai tingkat kerumitan,trimakasih semoga bermanfaat,

untuk info dan pemesanan keranda bisa hubungi:
prisma jaya Hp.085692819898

Minggu, 16 Desember 2018

MITOS MITOS TENTANG KERANDA MAYAT


                Sebelum saya bahas mengenai mitos keranda mayat,di sini saya ingin sampaikan bahwasan nya saya bikin tulisan ini hanya untuk mengingatka agar kita selalu tawakan,dan mengingat kematian,dan knpa saya bikin ini,karna dasarnya kami bergerak di bidang bengkel las,salah satu produk kami adalah keranda mayat,bila anda perlu keranda bisa di pesan di 

Hp.085692819898


Insya allah barang selalu sedia karna stok nya selalu tersedia,baiklah sebelum nya mohon maaf apabila dalam tulisan terjadi kesalahan,

Keranda mayat mungkin hanya benda sederhana yang bentuknya ya begitu-begitu saja. Tapi, di balik itu, benda satu ini mengandung satu makna besar. Ya, apalagi kalau bukan kematian. Benda ini adalah satu-satunya kendaraan terakhir menuju tempat abadi, di mana manusia takkan bisa kembali lagi. Bentuknya biasa, tapi keranda jadi semacam pengingat hebat akan kematian.

Mungkin lantaran identik dengan kematian, orang-orang pun kemudian mengistimewakan keranda ini. Maksudnya adalah memperlakukannya secara baik serta dirawat betul-betul. Tak hanya itu, keranda sendiri juga memiliki mitos-mitos yang masih begitu dipercaya sampai hari ini. Bahkan di beberapa tempat, masyarakatnya sama sekali tak berani macam-macam dengan mitos itu. Jangankan menyangkal, membatin saja tidak berani mereka lakukan lantaran segan.

Percaya mitos memang kuno dan konyol sih, tapi untuk yang satu ini, mungkin ada baiknya disikapi dengan pandangan yang berbeda. Pasalnya, beberapa di antaranya memang sungguh terjadi. Lalu, seperti apa mitos soal keranda ini? Simak ulasannya berikut.

#Bunyi Berisik Keranda, Tanda Kematian Datang


Menurut mitos yang ada, kematian itu bisa dibaca lewat beberapa hal. Misalnya saja adalah burung gagak yang hinggap di rumah seseorang. Kabarnya, kalau sampai hal itu terjadi, maka salah satu penghuni dari rumah yang dihinggapi gagak itu akan meninggal keesokan harinya. Selain gagak, mitos kematian katanya juga bisa dilihat dari keranda.
Jadi, seumpama kamu mendengar suara-suara berisik di ruang yang di dalamnya menyimpan keranda, maka hal tersebut dipercaya sebagai lonceng kematian. Maksudnya, akan ada orang yang meninggal tak lama lagi. Agak konyol ya, tapi yang semacam ini cukup sering terjadi. Kalau tak percaya, silakan tanyakan fenomena ini kepada para sesepuh alias orang-orang tua.

#Mitos Mimpi Tentang Keranda


Jika mimpi dengan artis saja sangat mungkin terjadi, maka tidak menutup kemungkinan kita juga bakal mengalami kejadian bawah sadar yang berkaitan dengan keranda. Nah, seumpama mengalami hal ini, maka sebaiknya harus berhati-hati. Ya, mimpi yang berkenaan dengan keranda dipercaya jadi pertanda hal-hal buruk
Pertanda buruk dari mimpi keranda ini meliputi banyak hal, misalnya adalah isyarat kematian diri sendiri dan orang lain, rejeki seret, susah jodoh dan lain sebagainya. Meskipun begitu, banyak orang yang menganggap mimpi keranda ini justru bermakna sebaliknya. Soal mimpi ini kembali ke masing-masing orang. Namun, mimpi kadang memang isyarat yang mungkin akan terjadi.

#Keranda Terbang dan Mengeluarkan Bebauan Harum



Kalau dalam film sih percaya ada keranda bisa terbang, tapi kalau di dunia nyata tentu tidak ya. Harusnya memang seperti itu, namun pada kenyataannya fenomena keranda terbang ini cukup lazim lho. Kalau tak percaya coba googling, kamu akan mendapatkan banyak artikel berita soal keranda yang bisa melayang sendiri itu. Soal keranda terbang, hal tersebut juga punya mitosnya sendiri.
Dikatakan ketika melihat keranda terbang, maka sama halnya seperti mendapati burung gagak di rumah orang. Ya, itu jadi pertanda akan datangnya kematian. Yang lebih menakutkan adalah seumpama keranda ini tiba-tiba muncul di depan rumah, maka hal tersebut diyakini sebagai panggilan kematian untuk salah satu penghuninya. Fenomena keranda terbang sendiri biasanya disertai bebatuan bunga-bunga dan kapur barus yang khas dengan mayat.

#Jangan Pernah Mencoba Tidur di Atas Keranda



Keranda adalah benda keramat meskipun bentuknya mungkin seperti itu. Makanya, anjuran yang ada soal keranda ini adalah selalu memperlakukannya dengan baik. Termasuk tidak menjadikannya sebagai lelucon atau sejenisnya. Misalnya saja dengan bermain-main di sekitar keranda atau bahkan berani tidur di atasnya. Ketika hal tersebut terjadi, maka bersiap-siaplah mendapatkan hal-hal buruk.

Mitos mengatakan barang siapa tidur di atas keranda, maka ia bakal dihantui sejadi-jadinya. Tak hanya lewat mimpi, tapi di waktu-waktu yang tak terduga. Kenapa yang demikian terjadi?  Hal tersebut tak lain karena keranda lekat dengan kematian dan juga mayit-mayit. Mitos ini juga agak mengada-ada kesannya, tapi sebaiknya jangan pernah dicoba.

Meskipun mitos-mitos soal keranda ini begitu kuat, namun pada akhirnya keputusan untuk mempercayainya kembali ke masing-masing orang. Tapi, terlepas dari apakah kita percaya atau tidak, ada baiknya kita memandang lain benda ini. Maksudnya dengan menganggap benda ini tak hanya sebagai seonggok barang mati, melainkan pengingat kita akan kematian.  Dengan begitu, mungkin kita akan selalu bisa tersadarkan.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat terimakasih telah membacanya,

TATA CARA PENGURUSAN JENAZAH

Berkaitan dengan masalah pengurusan jenazah, ada 4 kewajiban terhadap jenazah yang mesti dilakukan oleh orang yang hidup. Empat hal ini dihukumi fardhu kifayah, artinya harus ada sebagian kaum muslimin yang melakukan hal ini terhadap mayit. Jika tidak, semuanya terkena dosa.

Empat hal yang mesti dilakukan terhadap mayit oleh yang hidup adalah:

1- Memandikan

2- Mengafani

3- Menyolatkan

4- Menguburkan

Empat hal di atas hanya berlaku pada mayit muslim. Adapun mayit kafir, tidak dishalatkan baik kafir harbi maupun dzimmi. Boleh memandikan orang kafir, namun cuma dalam dua keadaan. Dan wajib mengafani kafir dzimmi dan menguburkannya, tetapi hal ini tidak berlaku bagi kafir harbi dan orang yang murtad. Adapun orang yang mati dalam keadaan ihram (sedang berumrah atau berhaji), jika dikafani, maka kepalanya tidak ditutup.

Berikut kami sebutkan point-point penting yang mesti dilakukan yang terdapat pada empat hal di atas. Sebagai rujukan utama kami adalah fikih ulama Syafi’i dari penjelasan Al Qodhi Abu Syuja’ dalam Matan Al Ghoyah wat Taqrib, ditambah beberapa dari penjelasan lainnya.

*Memandikan Mayit

Ada dua mayit yang tidak dimandikan:
(1) orang yang mati dalam medan perang (mati syahid),
(2) janin yang belum mengeluarkan suara tangisan, ini menurut madzhab Imam Syafi’i. Sedangkan menurut madzhab Imam Ahmad, yang tidak perlu dimandikan adalah janin yang keguguran di bawah 4 bulan.

Mayit disiram dengan bilangan ganjil, yaitu boleh tiga, lima kali siraman atau lebih dari itu. Namun jika mayit disiram dengan sekali siraman saja ke seluruh badannya, maka itu sudah dikatakan sah.

Pada siraman pertama diperintahkan diberi daun sider (bidara) dan saat ini boleh diganti dengan air sabun. Sedangkan pada siraman terakhir diberi kapur barus.

Bagaimana dengan tempat memandikan jenazah,pada jaman dahulu sering menggunakan bale atau sejenis tempat tidur kayu,atau dari bamboo,tapi dengan kemajuan jaman orang-orang jarang mempunyai nya,dengan demikian dibikin lah tempat yang memang husus buat memandikan jenazah,dan bagi pembaca yang ingin beramal dengan memberi kan tempat pemandian kumplit dengan keranda ke mushola di sekitarnya bisa pesan melalui
 Hp.085692819898

langsung dari pabrik pembuat nya,dengan harga keranda murah di bidang nya,ada juga yang bakal di dapat ilah,
Keranda
Tempat pemandian
Bantalan
Kain penutup keranda
Bendera kuning
Buku panduan pengurusan mayat


*Mengafani Mayit

Mengafani mayit dilakukan dengan tiga helai kain berwarna putih, tidak ada pakaian dan tidak imamah (penutup kepala).

*Menyolatkan Mayit

Shalat jenazah terdapat tujuh rukun:

1- Berniat (di dalam hati).

2- Berdiri bagi yang mampu.

3- Melakukan empat kali takbir (tidak ada ruku’ dan sujud).

4- Setelah takbir pertama, membaca Al Fatihah.

5- Setelah takbir kedua, membaca shalawat (minimalnya adalah allahumma sholli ‘ala Muhammad).

6- Setelah takbir ketiga, membaca doa untuk mayit. Inilah maksud inti dari shalat jenazah.

7- Salam setelah takbir keempat.

Tujuh rukun di atas disebutkan oleh Muhammad Al Khotib dalam kitab Al Iqna’.

Di antara yang bisa dibaca pada do’a setelah takbir ketiga:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfirla-hu warham-hu wa ‘aafi-hi wa’fu ‘an-hu wa akrim nuzula-hu, wa wassi’ madkhola-hu, waghsil-hu bil maa-i wats tsalji wal barod wa naqqi-hi minal khothoyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danaas, wa abdil-hu daaron khoirom min daari-hi, wa ahlan khoirom min ahli-hi, wa zawjan khoirom min zawji-hi, wa ad-khilkul jannata, wa a’idz-hu min ‘adzabil qobri wa ‘adzabin naar.

“Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.” (HR. Muslim no. 963)

Catatan: Do’a di atas berlaku untuk mayit laki-laki. Jika mayit perempuan, maka kata –hu atau –hi diganti dengan –haa. Contoh “Allahummaghfirla-haa warham-haa …”. Do’a di atas dibaca setelah takbir ketiga dari shalat jenazah.

Do’a khusus untuk mayit anak kecil:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ لَنَا فَرَطًا وَسَلَفًا وَأَجْرًا

Allahummaj’ahu lanaa farothon wa salafan wa ajron

“Ya Allah! Jadikan kematian anak ini sebagai simpanan pahala dan amal baik serta pahala buat kami”. (HR. Bukhari secara mu’allaq -tanpa sanad- dalam Kitab Al-Janaiz, 65 bab Membaca Fatihatul Kitab Atas Jenazah 2: 113)

Do’a setelah takbir keempat:
اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّ بَعْدَهُ وَاغْفِرْلَناَ وَلَهُ

Allahumma laa tahrimnaa ajro-hu wa laa taftinnaa ba’da-hu waghfir lanaa wa la-hu

“Ya Allah! Jangan menghalangi kami untuk tidak memperoleh pahalanya dan jangan sesatkan kami sepeninggalnya, ampunilah kami dan ampunilah dia”.

Untuk mayit perempuan, kata –hu diganti –haa.

*Menguburkan Mayit

Mayit dikuburkan di liang lahat dengan diarahkan ke arah kiblat.

Mayit dimasukkan dalam kubur dengan mengakhirkan kepala dan dimasukkan dengan lemah lembut.

Bagi yang memasukkan ke liang lahat hendaklah mengucapkan: Bismillah wa ‘alaa millati rosulillah (Dengan nama Allah dan di atas ajaran Rasulullah).

#Larangan Terhadap Kubur

Dilarang mendirikan bangunan di atas kubur dan tidak boleh kubur disemen. Ini pendapat dalam madzhab Syafi’i namun banyak diselisihi oleh kaum muslimin di negeri kita karena kubur yang ada saat ini dipasang kijing, marmer dan atap.

Padahal terdapat hadits, dari Jabir, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari memberi semen pada kubur, duduk di atas kubur dan memberi bangunan di atas kubur.” (HR. Muslim no. 970).

#Terhadap Keluarga Mayit

Boleh menangisi mayit asal tidak dengan niyahah (meratap atau meraung-raung dengan suara teriak atau keras), diharapkan keluarga sabar dan ridho.

Disunnahkan menta’ziyah keluarga mayit hingga hari ketiga setelah pemakaman.
Semoga artikel ini bermanfaat.amin

PRODUKSI KERANDA MURAH DAN KUAT

Assalamualaikum,Wr,Wb                 Alhamdulilah kami dari prisma jaya,masih tetep exis di bidang pengelasan,ata produksi bahan b...